Showing posts with label Barack Obama. Show all posts
Showing posts with label Barack Obama. Show all posts

Thursday, May 5, 2011

Kolaborasi Unik Osama Bin Laden, Barack Obama, Pangeran William dan Kate Middleton, Grace van Cutsem, dan Bla..bla..bla….

Ketika dia mencengkeram telinganya untuk memblokir suara bising di balkon Istana Buckingham, Grace van Cutsem tanpa disadari telah menjadi satu ikon tahun ini di pernikahan pangeran William dan Kate Middleton.Baca: Mengungkap Misteri Dibalik Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton

Jadi tidak mengherankan cintra Grace van Cutsem muncul saat pengumuman tewasnya pemimpin teroris al-Qaeda, Osama Bin Laden.

Dalam salah satu foto yang telah beredar di dunia maya, Grace muncul bersandar di meja ruang situasi sambil menutup telingannya bersama Barack Obama dan tim keamanan nasionalnya yang sedang menonton penggerebekan Osama Bin Laden.

Seorang anak pengiring pernikahan kerajaan Inggris, Grace van Cutsem, telah dimasukkan ke dalam gambar, ia duduk di belakang meja
Seorang anak pengiring pernikahan kerajaan Inggris, Grace van Cutsem, telah dimasukkan ke dalam gambar, ia duduk di belakang meja. Baca: Anak-Anak Pengiring di Pernikahan Pangeran William dan Kate Middleton

putri beatrice
Para penjabat AS terpesona dengan pernampilan Putri Beatrice dipernikahan pangeran William dan Kate Middleton, tidak hanya satu tapi delapan
Para penjabat AS terpesona dengan pernampilan Putri Beatrice dipernikahan pangeran William dan Kate Middleton, tidak hanya satu tapi delapan


Waktunya berpesta: Osama Bin Laden digambarkan menghisap sebatang rokok bersama Pamela Anderson yang sedang minum sampanye

Dengan pemilihan presiden AS yang akan berlangsung tahun depan, beberapa orang mengatakan bahwa kematian Osama Bin Laden bisa menjadi dorongan untuk menyambut kampanye Barack Obama
Dengan pemilihan presiden AS yang akan berlangsung tahun depan, beberapa orang mengatakan bahwa kematian Osama Bin Laden bisa menjadi dorongan untuk menyambut kampanye Barack Obama

Karya Photoshop yang lain menampilkan adegan di ruang situasi dimana bintang Jersey Shore berdiri di sebelah Ketua kepala staf gabungan.

Pelanggaran keamanan di Sony PlayStation Network juga tidak luput dari parodi. Salah satunya foto Osama bin Laden dengan slogan mengejek “Never should have put real address on PSN (PlayStation Network)”.

Osama Bin Laden terlihat di sini sebagai pemain sepakbola
Osama Bin Laden terlihat di sini sebagai pemain sepakbola

Mengejek George Bush: Osama Bin Laden digambarkan sebagai warga negara Amerika dengan bendera di atas peti mati
Mengejek George Bush: Osama Bin Laden digambarkan sebagai warga negara Amerika dengan bendera di atas peti mati

Hidup atau mati? Osama Bin Laden berbaring sambil tersenyum di meja kamar mayat
Hidup atau mati? Osama Bin Laden berbaring sambil tersenyum di meja kamar mayat

pernikahan kerajaan pangeran William dan Kate Middleton tidak luput dari sasaran para seniman Photoshop, seperti Barack Obama dengan tersenyum muncul dari balik bahu Pangeran William saat berciuman di Balkon Istana
Bahkan pernikahan kerajaan pangeran William dan Kate Middleton tidak luput dari sasaran para seniman Photoshop, seperti Barack Obama dengan tersenyum muncul dari balik bahu Pangeran William saat berciuman di Balkon Istana.Baca: Momen Pangeran William dan Kate Middleton Berciuman Di Balkon Istana

Dikabarkan Barack Obama tidak lahir di Amerika, Donald Trump ngotot ingin melihat akte kelahiran presiden AS itu
Dikabarkan Barack Obama tidak lahir di Amerika, Donald Trump ngotot ingin melihat akte kelahiran presiden AS itu

Foto ini menggambarkan Osama Bin Laden seharusnya tidak memajang secara detail seputar keberadaan dirinya di PlayStation Network
Foto ini menggambarkan Osama Bin Laden seharusnya tidak memajang secara detail seputar keberadaan dirinya di PlayStation Network. Baca: Hacker Mencuri Informasi Pribadi Pengguna PlayStation Online

Barack Obama si Penunggang Falcor, naga keberuntungan di film Never Ending Story
Barack Obama si Penunggang Falcor, naga keberuntungan di film Never Ending Story

Barack Obama terlalu sibuk dalam misi membunuh Osama Bin Laden sehingga butuh waktu lama untuk mempublikaskan salinan akte kelahirannya dan sekarang dia adalah seorang pahlawan
Barack Obama terlalu sibuk dalam misi membunuh Osama Bin Laden sehingga butuh waktu lama untuk mempublikasikan salinan akte kelahirannya dan sekarang dia adalah seorang pahlawan. Baca: Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda

Bintang Jersey Shore ini membuat sebuah penampilan di Ruang Situasi AS
Bintang Jersey Shore ini membuat sebuah penampilan di Ruang Situasi AS

The Facemash Post - Kolaborasi Unik Osama Bin Laden, Barack Obama, Pangeran William dan Kate Middleton, Grace van Cutsem, Donald Trumb, Putri Beatrice, George Bush, dan Pamela Anderson.

Monday, May 2, 2011

Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda

 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda - The Facemash Post - Warga Amerika di seluruh dunia bangun pada senin pagi dengan berita Osama bin Laden - orang yang bertanggung jawab atas serangan teroris pada 11 September 2001 - telah tewas terbunuh oleh Pasukan Amerika Serikat di Pakistan.

Dengan pengumuman tewasnya Osama bin Laden tersebut, ribuan orang berkumpul di luar Gedung Putih, di Ground Zero dan di Times Square pada senin dini hari dengan melambaikan bendera kebangsaan mereka dan menyanyikan lagu Star Spangled-Banner.

 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda

Ketika Presiden Barack Obama menegaskan bahwa pemimpin teroris al-Qaeda tersebut sudah tewas, awalnya hanya sebanyak 200 warga yang berkumpul di jalan Pennsylvania Avenue, namun dengan cepat membengkak dari ratusan hingga ribuan dan menyebar sampai ke Lafayette Park.

Di ground zero, sejumlah petugas pemadam kebakaran dan polisi yang kehilangan rekan-rekan mereka pada tragedi 9/11 datang untuk merayakan tewasnya Osama Bin Laden, orang paling diburu di dunia.

Seperti apa suasananya, inilah beberapa potret warga amerika merayakan tewasnya pemimpin Al-Qaeda, Osama Bin Laden.

 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda
 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda

 foto Potret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-QaedaPotret Warga Amerika Merayakan Tewasnya Osama Bin Laden, Pemimpin Teroris Al-Qaeda - The Facemash Post

Tuesday, April 19, 2011

Foto Rasis Barack Obama Jadi Seekor Anak Monyet Bersama Keluarganya

Marilyn Davenport dicemoh habis-habisan karena mengirimkan e-mail rasis berisi foto yang menampilkan Barack Obama menyerupai seekor anak monyet bersama dengan kedua orang tuanya seperti yang terlihat dalam foto berikut.

Foto Rasis Keluarga Barack Obama Jadi Seekor Anak Monyet, kera, atau gorila - the facemash post

Foto Rasis Barack Obama Jadi Seekor Anak Monyet - The Facemash Post - Anggota Partai Republik California itu mengirim e-mail "foto keluarga" Presiden Barack Obama tersebut karena dia pikir itu lucu.

Akibatnya, sejumlah pihak meminta untuk mengundurkan diri dari posisinya di komite Partai Republik di California, namun ia tetap menolak.

Dalam sebuah pernyataan, Marilyn Davenport meminta maaf: "Saya dengan rendah hati meminta maaf dan meminta pengampunan kalian atas perilaku tidak bijaksana saya. Saya katakan tidak bijaksana karena pada saat saya menerima dan meneruskan email itu, saya tidak berhenti sejenak untuk berpikir tentang implikasi bersejarah dan contoh lain tentang bagaimana ini bisa bersifat ofensif."

Dalam pernyataan itu, Davenport juga mengutip Alkitab dan mengatakan dia "seorang Kristiani tidak sempurna."

"Saya tidak akan pernah melakukan apa pun yang sengaja menyakiti atau mencaci-maki orang lain tanpa memandang etnis," katanya. "Aku tidak akan mengulangi kesalahan ini."
(nydailynews | huffingtonpost)

The Facemash Post - Foto Rasis Barack Obama Jadi Seekor Anak Monyet Bersama Keluarganya

Wednesday, November 10, 2010

Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

The Facemash Post | Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal - Cara berpakaian Michelle Obama telah dipuji di seluruh dunia. Jadi tidaklah mengherankan jika Michelle Obama berhasil bergaya dengan mengenakan jilbab dan menunjukkan rasa hormatnya kepada umat Muslim ketika ia mengunjungi sebuah mesjid di saat berkunjung ke Indonesia.

The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal
The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

Ibu Negara Amerika Serikat ini menutupi rambutnya dengan syal bermotif hewan berwarna krem ketika ia mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta, masjid terbesar di Asia Tenggara.

The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

Barack dan Michelle Obama juga melepas sepatu sebagai tanda menghormati tempat ibadah. Michelle dan suaminya berkeliling di dalam masjid megah itu bersama-sama dipandu oleh seorang imam masjid.

The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal
The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

Saat kunjungan di masjid tersebut, imam masjid menjelaskan bahwa ada sebuah gereja Kristen yang letaknya agak jauh dari masjid menggunakan halaman parkir masjid saat perayaan Natal karena tidak memiliki tempat parkir yang cukup.

The Facemash Post - Foto Michelle Obama Berkerudung Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

Hal tersebut merupakan contoh kerjasama antar umat beragama di Indonesia, yang memiliki populasi muslim terbesar di dunia.

The Facemash Post | Foto Michelle Obama Mengenakan Jilbab Saat Berkunjung Ke Mesjid Istiqlal

The Secret Service: "Hey Guys, This is Not Museum"

On Tuesday (09/11/2010) afternoon, the visit of President of the United States, Barack Hussein Obama, not only made the curiosity of people in border of capital street to be traversed by president to see what and how the presidential entourage of "Uncle Sam's country" is.

The same curiosity experienced by members of the Indonesian press who assigned to cover Obama's visit, particularly at the State Palace, Jakarta.

Despite they have an ID, the press did not allow to get into the Palace Complex, especially into the yard and State Palace building.

And you know, during the coverage of the visit of U.S. President, the press is restricted and regulated in such a way that can not be crowded-crammed into the Palace.

State Palace has become a sterile place for the press, unless a special permission. Besides, it's used as a place for reception and meeting face to face and bilateral delegations of Indonesia and the U.S. delegation. The Presidential Palace is also as a place for press to coverage the statement between U.S. President and the President of Indonesia.

Somehow, when press statement would be done at the Credentials Room, several members of the press from Indonesia, out of 25 people who have obtained special permission to follow the press release, suddenly get into the State Palace yard.

They're not just trying to look into the Credentials Room, although they're failed because triggered by the U.S Secret Service or the U.S. Presidential bodyguard.

In fact, the press which followed a number of staff of the Presidential Household utilize to photographed with the U.S. Presidential car as background on their photos that was carrying from U.S directly.

At first it looked okay, some of members of the press succesfully photographed the car as background on the photos. He thought, rather than hardly to take pictures with President Obama, with the president official car was never mind.

The event of photographs were also apparently caught an attention by the staff of the Presidential Household to join to get amazing picures beside the car. Some of them used a cell phone and even had a special request to take their photos by photographers.

However, the Secret Service suddenly admonished the reporters in the scene who were being photographed so engrossed. "Hey guys, this is not a museum," the Secret Service said. The press and the staff simultaneously went away from the car of U.S. Presidency. So poor..! (kompas.com)

Tuesday, November 9, 2010

Tifatul Sembiring Pegang Tangan Michelle Obama Bikin Heboh. Kenapa?

Tifatul Sembiring
Tifatul Sembiring Pegang Tangan Michelle Obama Bikin Heboh. Kenapa? | IMROEE - Kunjungan Obama ke Indonesia pada dasarnya banyak memberikan rasa gembira bagi sebagian besar rakyat Indonesia. Maklum, pulangnya si anak Menteng itu dianggap sebagai salah satu bentuk apresiasi kepada sebuah bangsa yang pernah memberikan satu penggal kisah perjalanan hidup presiden negara adidaya itu.

Di balik kemewahan pesta penyambutan presiden Amerika itu, ternyata masih ada satu persitiwa yang cukup unik, yakni terkait dengan prosesi jabat tangan Obama dan istrinya itu dengan para anggota kabinet bersatu. Masalahnya adalah Tifatul Sembiring, mantan ketua partai PKS itu, masuk di deretan jajaran para menteri sehingga mau tidak mau ia harus ikut jabat tangan juga dengan Michelle Obama. Sebagaimana diketahui, PKS adalah sebuah partai politik yang mengusung paham Islam Fundamental yang sangat ketat menjaga jarak kontak fisik dengan lawan jenis yang bukan mahram.

Larangan jabat tangan laki-laki-perempuan bukan keluarga di kalangan muslim fundamental menjadi sebuah paham yang krusial. Jabat tangan dengan istri orang lain, sebagai misal, dianggap hal yang tabu. Alasan dasarnya adalah bahwa jabat tangan itu berpotensi untuk memicu kontak fisik yang lain sehingga bisa membawa pelakunya ke jurang perzinahan. Dalil kuat yang mendukung itu adalah sebuah ayat al-Qur’an yang mengingatkan kepada umat Islam untuk tidak mendekati zina karena zina merupakan jalan yang kotor dan seburuk-buruknya perilaku. Jabat tangan semacam tadi termasuk perilaku mendekati zina. Dengan kata lain, ‘handshake’ antara laki-laki perempuan bukan mahram bisa dianggap awal dari zina.

Ketika tokoh Fundamental sekaliber Tifatul bersentuhan tangan dengan Michelle Obama, banyak masyarakat kita yang berkomentar. Sebagian dari mereka menyayangkan kejadian itu karena dalam soal yang prinsip semestinya tidak ada kompromi. Tifatul seyogyanya bisa menghindar secara arif dengan tidak mengulurkan tangan dan hanya merapatkan kedua telapak tangannya di dadanya sambil berkata, “Sorry, I cannot shake your hand”. Atau, paling ekstrim dan lebih aman, dia tidak usah datang ke acara tersebut. Di pihak lain, ada orang-orang yang mengolok-oloknya karena dianggap tidak konsisten dengan gaya hidupnya yang ’suci’.

"Sdh ditahan 2 tangan, eh bu michele nya nyodorin tangannya maju banget...kena deh"

Apapun pandangan orang, peristiwa jabat tangan itu sudah terjadi. Itu artinya kita harus bisa mendudukkan perkara pada konteksnya. Bagi saya, posisi Tifatul yang berada dalam sebuah upacara terhormat itu bisa dianggap darurat. Darurat bisa memberikan satu pintu jalan keluar agar tidak membuat kemadaratan lebih besar.

Misalnya, ketika Tifatul menolak jabat tangan dengan istri Obama, padahal baru saja ia jabat tangan dan bertegur sapa dengan Obama, maka sikap itu akan sangat mengejutkan dan akan memberikan impresi negatif kepada Michelle. Oleh sebab itu, tatkala Tifatul dengan ’terpaksa’ menjabat tangan Michelle dapat dianggap sebagai salah satu penghormatan demi terciptanya susana harmonis. Ia bisa berdalih bahwa darurat bisa memberikan satu pintu solusi cerdas, persis dengan kondisi jamaah haji kita di Makkah saat ini.




Sayangnya, Tifatul berkomentar lain. Dia bersikeras bahwa Michelle-lah yang memaksanya untuk jabat tangan. Padahal dalam rekaman video itu di News.Yahoo!, Tifatul sama sekali tidak menunjukkan ekspresi menghindar, sangat berbeda dengan apa yang dia katakan kepada pers. Nah, barangkali, di sinilah perlunya kedewasaan kita dalam menyikapi masalah itu. Perkara hati biarlah jadi urusan Tifatul dan Tuhannya. Kita anggap saja bahwa Tifatul berbuat itu hanya sebagai bentuk rasa hormat kepada sesama manusia, khususnya dalam posisi darurat. Dan dengan begitu, selesai sudah urusan.

Adapun ketika perilaku itu dianggap sebagai bentuk sikap munafik, wah kita harus hati-hati agar tidak mudah menghakimi seseorang. Jangan-jangan kita ini juga termasuk golongan itu. Kita pasti tahu bahwa manusia memang tempat salah dan lupa. Semoga saja jika demikian, dia (dan kita juga yang ikut mengolok-oloknya) bisa segera bertobat. (IMROEE via unik.kompasiana.com)

Monday, November 1, 2010

Seorang Pria Berlutut Di Samping Mobil Barack Obama

Seorang pria berlutut di samping sebuah mobil yang sedang membawa Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, saat ia keluar dari restoran Valois di Chicago pada 31 Oktober 2010.


Ada apa kira-kira? Berdasarkan foto yang di-publish di Yahoo!, tidak ada penjelasan apa motif dibalik aksi pria tersebut.

IMROEE | Seorang Pria Berlutut Di Samping Mobil Barack Obama

Tuesday, October 19, 2010

Rush Limbaugh: Ekspresi Wajah Barack Obama Dalam Foto Tampak Seperti "Iblis"

Rush Limbaugh: Ekspresi Wajah Barack Obama Dalam Foto Tampak Seperti "Iblis"

PALM BEACH, Florida - Hari Halloween belum tiba, masih kurang dari dua minggu lagi, tapi seorang penyiar radio bernama Rush Limbaugh sudah menciptakan suasana horor dengan mengatakan Presiden Obama terlihat seperti "iblis" dalam beberapa foto yang diposting online di Drudge Report.

Related post: Rush Limbaugh Menyebut Barack Obama "Jackass"

"Foto-foto ini memperlihatkan Iblis. Dan aku tidak mengatakan ini dengan enteng.," Kata Limbaugh sambil membuka programnya.

"Ada beberapa foto dan mata, aku tidak menjelaskan apa-apa di sini, tapi lihat saja sendiri," katanya tentang presiden yang telah sedang kampanye untuk pemilihan kembali anggota Demokrat.

"Sungguh aneh foto-foto itu akan diriis ... itu sangat, sangat, sangat aneh."

"Seorang presiden Amerika tidak pernah memiliki ekspresi wajah seperti ini," kata Limbaugh. "Setidaknya kita belum pernah melihat foto seorang presiden Amerika dengan ekspresi wajah seperti ini."





Bukan hanya Limbaugh yang punya tanggapan seputar foto-foto Obama tersebut, Jack Sherratt dari Burlingame, California mengatakan mata Obama seperti Iblis/hantu, Obama tampak lebih mirip Lucifer seperti terlulis dalam Kitab Perjanjian Lama (kitab suci umat kristen).

Bahkan seorang pastor dari Canada, Thomas Belcher, mengatakan: "Mungkinkah ini penggenapan akurat dari bagian Alkitab dalam Wahyu 13:14 sampai 14:11 yang berkaitan dengan gambar binatang yang berbicara?"

Related post:
- Seorang Penulis Mencari Perhatian Dengan Melempar Bukunya Ke Arah Obama
- Seorang Pria Rela Telanjang Di Depan Presiden Barack Obama Demi 1 Juta Dollar

Bulan lalu, kamera Reuters juga membidik Hillary Clinton memberikan sekretaris negara penampilan yang mengejutkan.



Drudge Report memposting foto tersebut sebagai berita utama dengan judul menjerit: "Hillary Horror: 'Demon' Photo Moved on Wire." (wnd.com)

Tuesday, October 12, 2010

Seorang Penulis Mencari Perhatian Dengan Melempar Bukunya Ke Arah Obama


Seorang penulis buku pasti ingin bukunya dibaca oleh banyak orang dan terkadang butuh promosi untuk sebuah buku yang baru saja diterbitkan. Promosi itu lebih penting lagi bagi seorang penulis yang belum terkenal dan pastinya seorang penulis ingin kopian bukunya dimiliki orang lain (setelah mengeluarkan sejumlah uang - tentu saja).

Memang ada banyak cara mempromosikan sebuah karya. Namun seorang penulis tak dikenal yang menghadiri acara kampanye Barack Obama di Vernon Park Philadelphia menemukan cara yang ekstrim mepromosikan bukunya yang baru saja diterbitkan. Entah apa yang menyetrum pikirannya yang membuat dia melemparkan satu kopian bukunya ke arah presiden Amerika Serikat, Barack Obama, di detik-detik terakhir sebelum Obama menyelesaikan kampanyenya pada hari minggu.

.

Beruntungnya, buku tersebut tidak mengenai Barack Obama dan Presiden juga tidak menyadarinya sama sekali. Tidak jelas bagaimana buku tersebut bisa meluncur, namun tampaknya datang dari arah penonton yang paling dekat dengan panggung, bukan dari ribuan penonton lainnya di belakang barikade jauh dari belakang.

Sang pelempar buku itu telah ditemukan. Mark Knoller dari CBS mengatakan bahwa Secret Service telah mewawancarai penulis buku tersebut, yang mereka gambarkan sebagai seorang pendukung "overexuberant" Obama yang hanya ingin memastikan bahwa presiden punya kopian bukunya. Orang tak dikenal itu mengatakan bahwa ia tidak bermaksud jahat pada Obama dan hal itu membuat Secret Service tidak mencari tuduhan terhadap dia. Menurut Special Agent Edwin Donovan dari Secret Service di Washington mengatakan bahwa dia dianggap bukan ancaman dan tidak ditahan.

Awalnya banyak yang berpikir bahwa Si Pelempar buku itu bertindak karena marah, namun tidaklah demikian, ia hanya ingin bukunya dimiliki oleh Obama.

Sampai di sini kita pasti mengingat sesuatu. Benar sekali, kejadian ini sangat mirip dengan wartawan Irak yang melemparkan sepatu ke arah Presiden George W. Bush.

Kejadian ini sebenarnya didahului oleh penahanan seorang bernama Juan James Rodriguez yang mencoba bugil di depan presiden Barack Obama di awal kampanye.

Monday, October 11, 2010

Seorang Pria Rela Telanjang Di Depan Presiden Barack Obama Demi 1 Juta Dollar

imroee.blogspot.com - Seorang Pria Rela Telanjang Di Depan Presiden Barack Obama Demi 1 Juta Dollar - Beberapa hari lalu saya menulis tentang berita seputar seorang penyiar radio bernama Rush Limbaugh menyebut Barack Obama dengan "Jackass", sekarang ada berita yang tidak kalah lebih heboh dan mematikan. Dunia sekarang benar-benar gila!

Hiduplah miliarder bernama Alki David yang akan rela membayar sebesar 1 Juta dollar jika ada orang yang melakukan aksi sesuai dengan persyaratan yang ia tentukan. Dan pada tanggal 10 Oktober 2010 (tanggal postingan di weeklystandard.com), seorang bernama  Juan James Rodriguez, 24 tahun, benar-benar melakukannya. Rodriguez melakukan aksi mengerikan di depan Barack Obama di kampanye Partai Demokrat untuk pemilihan kongres di Philadelphia seperti dilaporkan oleh The Weekly Standard.

David adalah seorang miliarder terkemuka membuat semacam senyembara yang akan membayar seseorang atas aksinya jika ada yang bersedia. Seperti dilaporkan oleh The Sun pada tanggal 17 Agustus: "Seorang miliarder Lucu telah menawarkan 1 Juta dollar untuk orang pertama yang melintas di depan Presiden AS Barack Obama. Termasuk Alki David telah berjanji untuk membayar tunai kepada streaker yang bertuliskan nama website-nya 'Battlecam' di dada mereka."

"Ketika saya melihat videonya dan video itu dikonfirmasi ... itu tidak akan diperiksa [bahwa Rodriguez terima], maka akan dibayar tunai," kata David yang dihubungi melalui telepon oleh The Weekly Standard.

Persyaratan aksi tersebut, kata David, adalah streaker (sang pelaku) harus dilihat dan didengar oleh presiden, mereka harus berteriak 'battlecam.com' sebanyak enam kali, dan mereka harus bugil."

Dua orang yang terlibat dalam aksi tersebut adalah Glen Zolar dan Joey "Boots" Bassolino, meyakinkan The Weekly Standard bahwa Rodriguez memenuhi persyaratan.

Zolar adalah moderator di battlecam.com. Zolar sedang menjelajah di website ketika Rodriguez menghubungi dia dan bertanya apakah ia akan memfasilitasi aksi ini. Mencari keuntungan pribadi - terutama keuntungan moneter - Zolar setuju.


Glen Zolar dan Joey "Boots" Bassolino
Ketika Zolar ditanya berapa banyak bayaran yang ia akan peroleh dari Rodriguez, Zolar berkata, "Aku lebih suka tidak mengatakan berapa persisnya, tapi pastinya lebih dari $ 5.000 dan kurang dari $ 25.000."

Zolar mengatakan ia bekerja sebagai freelance untuk Howard Stern Show. Sedangkan Bassolino adalah tamu sering di acara tersebut yang terkenal melakukan aksi-aksi seperti yang dilakukan Rodriguez di Philadelphia. Zolar meminta Bassolino untuk mem-film-kan aksi malam itu. Keduanya mengatakan bahwa aksi tersebut telah direkam tetapi belum disiarkan di website. Belum ada pembayaran yang telah dibuat, dan meskipun belum mendapat persetujuan dari David, tampaknya Rodriguez memenuhi semua persyaratan David.

"Saya atas nama rekaman tersebut mengatakan bahwa hal itu perlu dilakukan di tempat dimana legal untuk telanjang," kata David. Tapi "itu adalah saran, bukan aturan."

Dalam hal ini, tampaknya persyaratan telah dipenuhi. Berikut foto Rodriguez dengan aksi gilanya:

Juan James Rodriguez bugil dengan tulisan "Battlecam.com"
Situs battlecam.com mengangkat video-video live-streaming dari sejumlah orang di seluruh dunia. Para viewer bisa memberikan vote pada video-video, dan video yang sukses di-streaming diberikan prioritas, sementara yang tidak populer disingkirkan.

Rodriguez juga belum bersedia untuk memberikan komentar karena dia saat ini masih ditahan oleh pihak berwenang di Philadelphia.

"Ini tidak akan masuk dalam buku sejarah kan?" Tanya Zolar kepada Daniel Halper, salah satu penulis di weeklystandard.com. Sejarah seperti apa ya kira-kira? Sebagai orang pertama yang melintas bugil di depan Obama? Mungkin!

Boots dan Zolar mengatakan bahwa aksi itu dilakukan bukan untuk memprotes presiden. Bahkan, keduanya mengatakan mereka memilih Obama pada pemilu tahun 2008 lalu.

Sayangnya, menurut ABCNews, seorang pejabat Gedung Putih yang ikut mendukung kampanye Presiden di Philadelphia mengatakan bahwa staf menyadari streaker itu tetapi tidak melihat usahanya berlari di depan panggung.

Seorang Pria Rela Telanjang Di Depan Presiden Barack Obama Demi 1 Juta Dollar - imroee.blogspot.com